Jumat, 20 Desember 2019
Home »
» Teori Belajar Van Hiele
Teori Belajar Van Hiele
23.44
No comments
Pada tahap analisis siswa sudah mulai mengenal sifat- sifat
yang dimiliki bangun Geometri yang diamati. Misalnya siswa telah mengenal
sifat-sifat persegipanjang bahwa dua sisi yang berhadapan sejajar dan sama
panjang. Namun, pada tahap ini siswa belum mampu mengetahui hubungan antara
konsep- konsep. Misalnya, apakah persegipanjang itu jajarangenjang, apakah
jajarangenjang itu bujursangkar atau bujursangkar (persegi) itu adalah persegipanjang?
Pada tahap ke tiga ini, siswa sudah mengenal dan memahami
sifat-sifat satu bangun Geometri serta sudah dapat mengurutkan bangun-bangun
Geometri yang satu dengan lainnya saling berhubungan. Misalnya ia telah
mengenal bahwa bujursangkar itu adalah jajarangenjang, bahwa jajarangenjang
adalah trapesium, bahwa kubus adalah balok. Walaupun kegiatan pada tahap ini
berpikir secara deduktifnya belum berkembang tetapi baru mulai. Pada tabap ini
sudah mengenal bahwa ke dua diagonal persegipanjang adalah sama panjangnya,
tetapi mungkin ia belum mampu menjelaskannya.
Pada tahap ini, siswa telah mampu menarik kesimpulan secara
deduktif, yaitu menarik kesimpulan yang bersifat umum dan menuju ke hal-hal
yang bersifat khusus. Siswa sudah mulai memahami perlunya mengambil kesimpulan
secara deduktif. Pada tahap ini siswa sudah memahami pentingnya unsur-unsur
yang tidak didefinisikan, aksioma atau postulat, dan dalil atau teorema, tetapi
ia belum bisa mengerti mengapa sesuatu itu dijadikan postulat atau dijadikan dalil.
Pada tahap kelima ini siswa sudah mulai menyadari pentingnya
ketepatan prinsip-prinsip dasar yang melandasi suatu pembuktian. Misalnya ia
mengetahui pentingnya aksioma- aksioma atau postulat-postulat dari geometri
Euclid. Tahap berpikir ini merupakan tahap berpikir yang paling tinggi, rumit
dan kompleks, karena itu tahap akurasi (rigor)
ini di luar jangkauan usia anak-anak SD sampai tingkat SMP.
a.
Perlu adanya kombinasi yang baik
antara waktu, materi, dan metode yang digunakan pada tahap tertentu untuk dapat
meningkatkan kemampuan berpikir siswa ke tahap yang lebih tinggi.
Related Posts:
GUIDED NOTE TAKING Agar siswa aktif membuat catatan ketika guru menyampaikan materi, barangkali kita bisa mencoba satu pola pembelajaran berikut ini : Beri siswa panduan yang berisi ringkasan poin-poin utama dari materi pelajaran yang a… Read More
Sinergetic Teaching Untuk memberi kesempatan pada siswa saling berbagi hasil belajar dari materi yang sama dengan cara yang berbeda ialah dengan membandingkan catatan mereka, kita dapat menggunakan datu pola pembelajaran berikut ini : Bagil… Read More
LISTENING TEAMS Pola pembelajaran kali ini ditujukan untuk membantu siswa agar tetap konsentrasi dan fokus dalam pelajaran yang menggunakan metode ceramah. Adapaun langkah-langkahnya adalah : Bagilah siswa menjadi 4 kelompok, masing-ma… Read More
ACTIVE KNOWLEDGE SHARING Pola pendekatan pembelajaran kali ini ditujukan untuk melihat tingkat kemampuan siswa yang kemudian diharapkan mampu membawa siswa untuk siap belajar dengan cepat disamping untuk membentu kerja sama team yang baik. Adapun… Read More
GUIDED TEACHING Salam sejahtera..... Terasa selaksa masa, penulis tidak menyapa para pemerhati dunia pendidikan melalui tulisan-tulisan sederhana di situs ini...Semoga senantiasa terjaga semangat mencerdaskan anak bangsa dari bapak/i… Read More
0 komentar:
Posting Komentar